ANTARA-Komisi VII jajaki kolaborasi pengembangan UMKM di Riau

ANTARA-Komisi VII jajaki kolaborasi pengembangan UMKM di Riau

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA bersama Komisi VII DPR RI menjajaki peluang kerja sama untuk mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Riau, khususnya melalui pelatihan digital marketing dan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

“ANTARA memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan ‘event organizer’ dan pelatihan UMKM. Salah satu pelatihan unggulan kami adalah pengembangan ‘digital marketing’ agar UMKM dapat naik kelas,” kata Kepala Biro ANTARA Riau, Afut Syafril, saat pertemuan dengan anggota Komisi VII DPR RI di Pekanbaru, Jumat.

Afut menjelaskan bahwa ANTARA tidak hanya memiliki sumber daya manusia yang mumpuni, tetapi juga jaringan mitra yang membina UMKM di berbagai sektor.

Selain itu, ANTARA siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pelatihan dan program pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Sarana Publikasi, Hendry Munief, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk media negara seperti ANTARA.

Dia menilai pelatihan yang tepat dapat mendorong UMKM di Riau agar naik kelas dan lebih berdaya saing.

“Kami berharap UMKM di Riau diberikan banyak pelatihan yang tepat guna, agar mereka tidak hanya naik kelas tetapi juga bisa mengakses pendanaan yang memadai,” ujarnya.

Menurut Hendry, akses terhadap pendanaan merupakan salah satu tantangan utama UMKM.

Dengan adanya pelatihan yang terarah dan pendampingan yang konsisten, pelaku UMKM akan lebih siap dalam mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan atau program pemerintah.

Ia menambahkan, apabila UMKM di Riau mampu tumbuh secara signifikan, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di Provinsi Riau jumlah pelaku usaha mikro dan kecil mencapai 62.362 unit pada tahun 2023.

Sebagian besar bergerak dalam industri makanan sebanyak 30.468 unit diikuti industri pakaian jadi 12.595 unit.

Iming-imingi sepatu baru, modus pelaku pelecehan bocah di Jaktim

Iming-imingi sepatu baru, modus pelaku pelecehan bocah di Jaktim

Pelaku pelecehan terhadap anak perempuan berinisial A (4) di kawasan Makasar, Jakarta Timur, melancarkan aksinya dengan modus iming-iming membelikan sepatu baru.

“Modus operandinya tersangka melakukan iming-iming, yaitu akan memberikan sepatu baru kepada korban dan juga sejumlah uang,” kata Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Jumat.

Pelaku O (50) mengaku terpancing melakukan aksi tak senonoh itu usai menonton video pornografi di ponselnya.

“Selain itu juga tersangka ini sering menonton film-film dewasa, sehingga dia ini sepertinya terangsang saat melihat korban,” ujar Dicky.

Dicky menjelaskan, pelaku melancarkan aksi tersebut di rumahnya, yakni di kawasan Makasar, Jakarta Timur (Jaktim).

“Saat itu dilakukan pencabulan di rumahnya dalam keadaan pintu dikunci dari dalam dan tersangka juga mengancam korban untuk tidak mengatakan kepada siapa-siapa,” katanya.

Saat diiming-imingi sepatu baru, pelaku sambil mengajak korban ke rumahnya. Lalu, aksi tersebut diketahui sang nenek yang mengecek langsung tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah digedor beberapa kali, pintu rumah tersebut baru dibuka. Pelaku dan korban benar berada di dalam rumah itu.

“Nenek korban yang diberitahu oleh saksi tersebut langsung berangkat ke rumah tersangka dan benar setelah digedor-gedor masuk ke dalam rumah, di situ ditemukan ada pelaku dan juga tersangka,” kata Dicky.

Pelaku pelecehan terhadap anak perempuan berinisial A (4) di kawasan Makasar, Jaktim, telah ditangkap polisi setelah diserahkan langsung oleh pihak keluarganya.

Pihak Kepolisian menerima laporan dugaan pelecehan anak terhadap tetangganya pada Selasa (22/7) lalu. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (19/7) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dugaan pelanggaran tersebut mengacu pada Pasal 76E Jo. Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp5 miliar,” katanya.

Raven bawa Indonesia samakan kedudukan atas Thailand 1-1

Raven bawa Indonesia samakan kedudukan atas Thailand 1-1

Penyerang tim nasional Indonesia U-23 Jens Raven membawa Garuda Muda menyamakan kedudukan dengan Thailand U-23 menjadi 1-1.

Dalam pertandingan babak semifinal yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, melalui skema tendangan sudut yang melengkung dari Rayhan Hannan mampu disambut oleh sundulan oleh Jens Raven pada menit ke-83.

Sundulan yang mengarah ke pojok kanan dari pemain anyar Bali United tersebut gagal diantisipasi oleh pertahanan Thailand.

Sebelumnya Indonesia sempat tertinggal pada menit ke-60. Yotsakorn Burapha menjebol gawang Garuda Muda setelah memanfaatkan umpan tarik dari Seksan Ratree.

Setelah tertinggal, tim asuhan Gerrard Vanenburg ini terus menekan pertahanan solid Thailand.

Susunan pemain Indonesia U-23 vs Thailand U-23:

Indonesia U-23 (4-2-3-1) : Muhammad Ardiansyah (PG); Kadek Arel Priyatna, Kakang Rudianto, Dony Tri Pamungkas, Achmad Maulana Syarif; Roby Darwis, Rahmat Arjuna Reski; Dominikus Dion Oktawian, Muhammad Rayhan Hannan, Frengky Deaner Missa; Jens Raven

Thailand U-23 (4-3-3): Sorawat Phosaman (PG); Seksan Ratree, Pattarapon Suksakit, Sittha Boonlha, Phon-Ek Maneekorn; Sphon Noiwong, Pichitchai Sienkrathok, Siraphop Wandee; Yotsakon Burapha, Chaiyaphon Otton, Phantamit Praphanth

BMKG: 60 hari tanpa hujan di Sumbar masih kategori wajar

BMKG: 60 hari tanpa hujan di Sumbar masih kategori wajar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), menyebutkan kondisi hari tanpa hujan selama 60 hari di sejumlah wilayah di Sumbar masih tergolong kategori wajar.

“Memang saat ini puncak musim kemarau, jadi wajar kalau terjadi penurunan curah hujan yang signifikan termasuk jika hari tanpa hujan sampai 60 hari,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Desindra Deddy Kurniawan di Padang Pariaman, Jumat.

Berdasarkan analisa BMKG, secara umum musim kemarau di Sumbar terjadi sejak Mei dan diprediksi akan terus berlangsung hingga September. Namun, puncak kemarau di provinsi ini diperkirakan terjadi pada Juli 2025.

Ia menjelaskan penyebab terjadinya hari tanpa hujan hingga 60 hari kalender di beberapa kabupaten dan kota karena adanya tipe satu dan tipe dua dalam iklim ekuatorial yang dimiliki daerah tersebut.

Untuk ekuatorial tipe satu merupakan wilayah yang tidak mengenal musim kemarau, sedangkan tipe dua melalui musim kemarau yakni wilayah sebelah tengah dan barat Sumbar termasuk Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.

“Memang kalau dipetakan lagi, Sumbar secara geografis terletak di ekuatorial sehingga pola cuaca dan iklimnya berbeda dengan wilayah yang lainnya,” ujar dia.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah mengalami hari tanpa hujan dengan kategori panjang, bahkan mendekati ekstrem yakni melebihi 60 hari seperti yang terjadi di Kabupaten Solok.

Di sisi lain, terdapat pula wilayah-wilayah yang hari tanpa hujannya tergolong pendek, bahkan masih tetap mengalami hujan terus menerus contohnya Kota Padang. Untuk daerah dengan hari tanpa hujan di atas 60 hari itu berarti sudah kering sekali dan dapat memicu adanya hotspot atau titik panas sehingga menjadi target utama untuk dilakukan operasi modifikasi cuaca.

Huawei dan perusahaan Indonesia jalin kerja sama pengembangan SPKLU

Huawei dan perusahaan Indonesia jalin kerja sama pengembangan SPKLU

Huawei dan PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI atau Ostra Indonesia) belum lama ini resmi menjalin kemitraan strategis pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tanah air.

Kemitraan ini diharap dapat berkontribusi mendukung program transisi energi di Indonesia.

“Dengan menggabungkan teknologi global Huawei dan pengetahuan lokal PT MEBI, kami yakin dapat membangun infrastruktur energi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Presiden Komisaris PT MEBI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Seiring pengadopsian kendaraan listrik di Indonesia yang makin masif, kebutuhan akan ketersediaan fasilitas pengisian daya kian meningkat.

Karena itu, CEO Huawei Digital Power Indonesia Jin Song menekankan bahwa Huawei akan terus meningkatkan investasi penelitian dan pengembangan (litbang) serta teknis terkait solusi jaringan pengisian daya yang sesuai kebutuhan pemilik kendaraan di Indonesia.

Nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Huawei dan MEBI ini mencakup kerja sama dalam pengembangan SPKLU dan sistem penyimpanan energi berbasis baterai (BESS).

Kolaborasi ini akan memperkuat jaringan kelistrikan nasional sekaligus mempercepat pencapaian target bauran energi terbarukan di Indonesia.

MEBI atau Ostra Indonesia merupakan perusahaan operator SPKLU di Indonesia yang saat ini telah mengelola lebih dari 100 titik pengisian daya SPKLU di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Kepulauan Bintan.

Hingga Maret tahun ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat ada sekitar 3.770 titik SPKLU di seluruh Indonesia. Jumlah ini masih cukup jauh dari target pemerintah yang menargetkan total 62.900 fasilitas SPKLU per 2030 mendatang.

Mensos alihkan sejumlah bansos tak tepat salur kepada desil 1-4

Mensos alihkan sejumlah bansos tak tepat salur kepada desil 1-4

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengalihkan sejumlah bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya dinilai tak tepat salur kepada mereka yang berada pada desil 1-4.

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan pengalihan sejumlah bansos kepada mereka yang lebih tepat sasaran berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik.

“Pada dasarnya tidak ada bansos yang dikurangi, yang ada adalah dialihkan kepada mereka yang lebih tepat sasaran. Kami menindaklanjuti apa yang sudah dirilis oleh BPS dengan tindakan-tindakan yang lebih konkret dan nyata ke depan,” kata Mensos dalam konferensi pers usai melakukan audiensi dengan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) di Kantor Kemensos Salemba, Jakarta Pusat, Jumat.

Ia menyebutkan sebanyak 1,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sembako dialihkan dari mereka yang berada pada desil atas kepada mereka yang berada pada desil bawah.

Selain itu, pihaknya juga mengalihkan sebanyak 8,2 juta penerima manfaat PBI dari mereka yang berada pada desil atas serta memiliki NIK tidak aktif kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Selanjutnya pada triwulan kedua kemarin, pihaknya merinci adanya peningkatan sekitar 1,4 juta penerima manfaat dari desil 1-4 apabila dibandingkan dengan penerima bansos pada triwulan pertama.

“Pada triwulan pertama ada sebanyak 15 juta lebih dari desil 1-4 yang menerima bansos. Sementara pada triwulan dua, ada meningkat menjadi 16 juta keluarga penerima manfaat atau bertambah 1.400.000 lebih atau sekitar 9,8 persen,” imbuhnya.

Sementara untuk penerima bantuan PKH dan sembako, pihaknya juga mencatat kenaikan pada desil 1-4 sebanyak hampir 2 juta orang sehingga menjadi 8 juta lebih KPM pada triwulan kedua.

Lebih lanjut ia memastikan pihaknya akan terus menggunakan sekaligus memutakhirkan DTSEN sebagai acuan penyaluran bansos dan subsidi sosial lainnya.

Wamendagri pastikan putusan MK dijadikan referensi revisi UU Pemilu

Wamendagri pastikan putusan MK dijadikan referensi revisi UU Pemilu

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan pemilu nasional dan daerah dijadikan sebagai referensi dalam revisi Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Saat ini kita (kami, red.) tengah melakukan kajian dan putusan MK itu kita jadikan referensi yang sangat penting,” kata Bima saat wawancara khusus di Kantor Berita ANTARA, Pasar Baru, Jakarta, Jumat.

Bima menyebut internal Kemendagri tengah melakukan kajian bersama dengan kementerian/lembaga lainnya, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan DPR RI.

Menurut dia, revisi UU Pemilu harus melalui proses kajian yang matang, tidak terburu-buru, dan melibatkan semua kalangan.

“Saya kira saat ini yang harus kita pastikan adalah, ya, sejauh mana kemudian putusan itu betul-betul sejalan dengan Undang-Undang Dasar 1945. Kita pastikan lagi supaya jangan-jangan nanti bisa digugat lagi dan sebagainya,” katanya.

Dijelaskan Bima, sejumlah aspek yang akan direvisi, yaitu jenis keserentakan pemilu, masa transisi, dan penyelenggara pemilu.

“Pertama, aspek keserentakan: apakah serentak seperti kemarin? Apakah dipisah lagi? Terus apakah pilkadanya ini tetap langsung atau kembali lagi ke DPRD seperti dulu? Terus aspek penyelenggara pemilu apakah permanen atau ad hoc?” kata dia.

Selain itu, aspek pelembagaan partai politik juga akan diperbaiki.

“Terkait, misalnya, dengan politik uang, pendanaan partai politik, itu ‘kan juga penting untuk dilakukan kajian karena kita ingin sistem politik kita itu sistem politik yang betul-betul bisa merepresentasikan apa yang ada di masyarakat. Jadi, bukan sistem politik yang tertutup yang hanya didominasi oleh kelompok-kelompok tertentu. Jadi, sistem yang terbuka, yang inklusif,” ucapnya.

Sementara itu, mengenai rekayasa konstitusional yang akan diambil berkaitan dengan masa transisi setelah Pemilu 2029, Bima menyebut prinsip utamanya ialah roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak boleh terpengaruh oleh siklus kontestasi politik.

“Dia (roda pemerintahan dan pelayanan publik) harus terus berjalan, tetapi caranya seperti apa? Apakah ada penunjukan penjabat kepala daerah? Apakah ada perpanjangan masa jabatan? Itu yang masih terus dikaji,” katanya.

Lebih lanjut Bima memastikan ruang publik akan dibuka dalam proses revisi dimaksud agar masyarakat bisa memberikan pandangan sekaligus memahami substansi perubahan.

“Karena itu, kami berkeliling ke kampus-kampus, ke pemerintahan daerah, untuk menyerap maunya apa dan untuk selalu me-update (memperbarui) perkembangan seperti apa,” ucapnya.

Diketahui, MK melalui Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 memutuskan keserentakan pemilu yang konstitusional ialah pemilu daerah digelar dua atau dua setengah tahun sejak pemilu nasional rampung.

Pemilu daerah antara lain pemilihan anggota DPRD provinsi, kabupaten, dan kota serta kepala dan wakil kepala daerah, sementara pemilu nasional terdiri atas pemilihan anggota DPR RI, DPD RI, serta presiden dan wakil presiden.

Adapun titik rampungnya pemilu nasional, menurut MK, yaitu ketika anggota DPR, DPD, serta presiden/wakil presiden terpilih dilantik.

Dalam putusannya, MK juga memerintahkan pembentuk undang-undang melakukan rekayasa konstitusional guna mengatur rumusan masa transisi masa jabatan kepala/wakil kepala daerah dan anggota DPRD hasil pemilihan 2024 karena mengingat putusan tersebut langsung berlaku untuk Pemilu 2029.

Polsek Cilincing inisiasi penanaman jagung ciptakan ketahanan pangan

Polsek Cilincing inisiasi penanaman jagung ciptakan ketahanan pangan

Polsek Cilincing Jakarta Utara menginisiasi penanaman jagung serentak kuartal III di Kebun Bibit Sukapura, Kecamatan Cilincing sebagai upaya menciptakan ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lahan produktif,” kata Kapolsek Cilicing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan kegiatan ini juga menjadi bagian dari program penanaman jagung yang melibatkan sinergi antara unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta kelompok masyarakat.

Selain melakukan penanaman serentak, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan pertanian oleh tenaga ahli, pembagian bibit jagung unggul kepada masyarakat, serta edukasi tentang teknik pertanian ramah lingkungan.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat memicu semangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lahan yang ada.

“Selain itu juga memperkuat ketahanan pangan lokal di wilayah Jakarta Utara,” kata dia.

Ia mengatakan Polsek Cilincing berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendorong kegiatan serupa secara berkelanjutan.

Menurut dia, dengan dukungan lintas sektor, program ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat saja.

“Tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan yang produktif, mandiri, dan berdaya saing,” kata dia.

ebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Utara mengajak warga di daerah setempat gemar menanam melalui urban farming atau praktik pertanian dan peternakan di daerah perkotaan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.

Untuk warga Jakarta Utara, ayo kita menanam, manfaatkan lahan-lahan yang dimiliki meskipun terbatas,” kata Wakil Walikota Kota Jakarta Utara, Juaini

Didikan sederhana dari keluarga Bhayangkara yang berbuah Adhi Makayasa

Didikan sederhana dari keluarga Bhayangkara yang berbuah Adhi Makayasa

Rasa bangga dan terharu, mungkin itu yang ada di benak dan hati ayahanda dari Ipda Fathan Putra Rifito, yakni Irjen Pol Barito Mulyo Ratmono.

Barito saat dijumpai ANTARA di kediamannya yang berlokasi di Klender, Jakarta Timur, mengungkapkan dia bersama istrinya Hening Fitricia mengaku tidak kuasa meneteskan air mata bahagia saat anak bontotnya meraih Adhi Makayasa Angkatan ke-57 Batalyon Adhi Wiratama Akademi Kepolisian (Akpol).

Ia menceritakan bagaimana caranya mendidik seorang Fathan sejak kecil hingga sampai sekarang. Juga bagaimana Fathan saat masih kecil selalu berpindah-pindah sekolah untuk mengikuti tugas dinas ayahnya, mulai dari Singkawang, Kalimantan Barat hingga Konawe, Sulawesi Tenggara.

Tak bisa dipungkiri kualitas sekolah di Pulau Jawa tidak sama jika dibandingkan dengan luar Pulau Jawa, hal tersebut yang juga dipikirkan oleh Barito jika anak-anaknya terus mengikuti tugas dinasnya, maka dikhawatirkan pendidikan mereka menjadi kurang optimal.

Namun bagi Barito, penanaman karakter keluarga dengan moral adalah pendidikan yang tidak kalah penting dari bangku sekolah. Ia menanamkan bahwa keluarga adalah nomor satu. Keluarga bukan sekadar ikatan darah, melainkan harus bisa bekerja sama layaknya sebuah tim.

Sementara itu sang Ibunda Fathan, Hening Fitricia menjelaskan bahwa dirinya selalu mendampingi Fathan kecil mulai Senin hingga Jumat, sedangkan Sabtu dan Minggu baru giliran ayahnya yang menemani Fathan.

Barito menyebutkan hal tersebut merupakan pembagian tugas sebagai tim dan ia juga menanamkan kepada anak-anaknya untuk hidup sederhana. Ia mengajarkan anak-anaknya untuk berjuang dan selalu mengingatkan bahwa tidak semua keinginan dapat dipenuhi.

Contohnya, saat Fathan masih duduk di bangku sekolah dasar. Sang anak paham kalau orang tuanya tidak memiliki banyak uang, sehingga Fathan bisa mengerem keinginannya untuk meminta mainan itu kepada orang tuanya.

Akhirnya sang ayah mengajak ke sebuah tempat mainan dan di sana, benar saja, Fathan hanya melihat kemudian minta izin untuk memegangnya. Setelah selesai dilakukan, ia mengajak orang tuanya untuk pulang tanpa merengek untuk membeli mainan tersebut.

Barito kemudian merasa terenyuh hatinya, sekaligus merasa bersyukur atas rasa pengertian yang ditunjukkan Fathan.

Selain itu, Barito menceritakan bahwa Fathan senang berkegiatan di luar ruang. Saat Sabtu atau Minggu, Fathan dan keluarga biasanya bersepeda, atau hanya sekadar jalan kaki sambil mengobrol tentang apapun.

Hal tersebut yang akhirnya menurut Barito membentuk keluarganya semakin kompak tidak hanya sebagai keluarga tetapi seperti sebuah tim.

Persija perkenalkan tim dan jersei 2025-2026 di JIS pada Sabtu

Persija perkenalkan tim dan jersei 2025-2026 di JIS pada Sabtu

Persija Jakarta akan menggelar acara perkenalan tim dan jersei terkini di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (26/7), sebagai langkah awal menghadapi kompetisi Super League 2025/2026.

Direktur Persija Mohamad Prapanca pun mengajak masyarakat Jakarta, termasuk pendukung klub, untuk menghadiri acara tersebut.

“Musim kompetisi baru adalah awal dari perjalanan yang membutuhkan kekuatan kolektif dari seluruh elemen klub dan juga kota Jakarta. Persija tidak pernah berjalan sendiri, karena kekuatan kami selalu hadir dari dukungan Jakmania dan masyarakat Jakarta. Maka, kami mengundang seluruh pendukung setia kami dan juga warga kota Jakarta untuk hadir di launching tim dan jersey baru Persija,” ujar Prapanca, dikutip dari pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis.

Acara bertema “Jakarta Bersinergi: Launching Tim dan Jersey” itu akan memperkenalkan pemain, ofisial, dan jersei baru Macan Kemayoran di hadapan masyarakat dan suporter setia mereka, The Jakmania.

Prapanca menegaskan momentum awal musim ini membutuhkan dukungan kolektif seluruh elemen kota.

“Mari bersama-sama kita perlihatkan bahwa Jakarta selalu bersatu. Jangan biarkan kami sendirian. Ramaikan JIS Sabtu ini. Mari bersinergi, berjuang, dan berjaya bersama-sama,” kata dia.

Berbeda dengan musim lalu, saat acara perkenalan tim dan jersei Persija hanya diwarnai kegiatan penampilan musisi, maka pada tahun ini, acara itu juga akan dimeriahkan pertandingan persahabatan antara Persija melawan Arema FC.

Persija menjadi salah satu tim Super League yang menatap musim baru dengan serius. Selain mengganti pelatih, Macan Kemayoran juga telah mendatangkan gerbong pemain asal Brasil, seperti Fabio Calonego, Van Basty Sousa, dan Gustavo Franca, serta mendatangkan pemain naturalisasi langganan timnas Indonesia, Jordi Amat.