
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara mengajak pelajar di daerahnya untuk gemar makan ikan sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.
“Hari ini di SDN Ancol 01 ada 150 murid yang diedukasi mengonsumsi ikan dengan cara menyenangkan seperti menari, menyanyi dan mendongeng,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakut Unang Rustanto saat Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan para pelajar ini juga mendapatkan paket olahan ikan berupa bakso ikan, sosis ikan, dan bandeng presto.
Menurut dia, kegiatan ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan nasional, khususnya di Jakarta Utara yang ditargetkan pada tahun 2025 sebesar 47 kilogram per kapita per tahun.
“Ini juga bertujuan mempromosikan produk perikanan lokal kepada masyarakat luas,” kata Unang.
Sasaran Kampanye Gemarikan ini adalah murid sekolah dasar yang rencananya akan digelar di enam kecamatan secara bergilir mulai 26 Agustus hingga 11 September 2025.
Selain meningkatkan angka konsumsi ikan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi masyarakat Jakarta Utara.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi orang tua maupun peserta didik untuk lebih peduli dengan kesehatan dan gizi, serta menjadi generasi yang sehat, kuat dan cerdas,”katanya
Kepala Sekolah SD Negeri Ancol 01, Winoto mengatakan anak-anak sangat antusias dan senang karena mendapatkan ilmu baru hingga olahan ikan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, seorang murid Kelas VI, Naura Fadwan Meidinata mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut karena memang gemar mengonsumsi ikan.
“Saya suka sekali makan ikan yang dimasak Ibu, setiap minggu saya konsumsi ikan. Untuk acara hari ini juga menyenangkan, kita diajak menari dan bernyanyi bersama, bahkan mendengarkan cerita dongeng,” ujarnya.